Monday, October 28, 2019

Yuukk mengenal fitur GMT pada Arloji. GMT (Greenwich Mean Time) adalah waktu matahari di garis/titik meridian Greenwich, Inggris, yang secara lazim dianggap sebagai bujur geografis 0 derajat. Berdasarkan patokan GMT inilah bumi dibagi menjadi berbagai zona waktu. Saat ini seiring perkembangan zaman penggunaan GMT pun tergantikan oleh UTC (Coordinated Universal Time) terutama pada kalangan ilmiah. . Namun untuk konteks jam tangan, definisi yang diusung mempunyai satu perbedaan. Jam tangan yang mempunyai embel-embel GMT biasanya merupakan jam tangan yang mempunyai satu jarum tambahan pada dial yang menunjukkan waktu dalam 24 jam sekali putaran untuk menunjukkan zona waktu yang berbeda. Nama GMT ini diberikan karena saat Rolex yang pertama kali membuat fitur ini atas permintaan dari maskapai penerbangan Pan Am awalnya mendesain fitur tambahan pada jam tangan ini untuk berpatokan dengan waktu GMT, mengingat secara protokoler pilot beroperasi dalam waktu GMT/UTC. . Pada awal kemunculannya jarum GMT yang tidak bisa diatur sendiri. Pada jenis ini, jarum GMT bergerak mengikuti pergerakan jarum jam utama. Kemudian mulai bermunculan mekanisme lain seperti jarum GMT yang dapat diatur secara terpisah serta mekanisme yang dapat memungkinkan jarum jam diatur sendiri terlepas dari jarum menit dan GMT, jenis yang kedua lebih umum untuk ditemui karena dapat lebih mudah menyesuaikan dengan waktu local. . Pada Grand Seiko Automatic koleksi saya ini fitur GMT bisa dilihat pada jarum tambahan berwarna biru, menunjukkan waktu dalam 24 jam sekali putaran untuk menunjukkan zona waktu yang berbeda. Jam ini terkesan sangat “1960-an” menurut saya. Dial yang lebar, jarum jam yang tajam dan bentuk case tradisional tentu saja membangkitkan karya klasik dari era itu. Namun, setelah diperiksa lebih dekat, Anda akan melihat bahwa arloji, dengan diameter 39,5mm, ketebalan 13,5mm dan kristal safir itu ternyata sangat mewah, masterpiece dan modern.


Yuukk mengenal fitur GMT pada Arloji. GMT (Greenwich Mean Time) adalah waktu matahari di garis/titik meridian Greenwich, Inggris, yang secara lazim dianggap sebagai bujur geografis 0 derajat. Berdasarkan patokan GMT inilah bumi dibagi menjadi berbagai zona waktu. Saat ini seiring perkembangan zaman penggunaan GMT pun tergantikan oleh UTC (Coordinated Universal Time) terutama pada kalangan ilmiah. . Namun untuk konteks jam tangan, definisi yang diusung mempunyai satu perbedaan. Jam tangan yang mempunyai embel-embel GMT biasanya merupakan jam tangan yang mempunyai satu jarum tambahan pada dial yang menunjukkan waktu dalam 24 jam sekali putaran untuk menunjukkan zona waktu yang berbeda. Nama GMT ini diberikan karena saat Rolex yang pertama kali membuat fitur ini atas permintaan dari maskapai penerbangan Pan Am awalnya mendesain fitur tambahan pada jam tangan ini untuk berpatokan dengan waktu GMT, mengingat secara protokoler pilot beroperasi dalam waktu GMT/UTC. . Pada awal kemunculannya jarum GMT yang tidak bisa diatur sendiri. Pada jenis ini, jarum GMT bergerak mengikuti pergerakan jarum jam utama. Kemudian mulai bermunculan mekanisme lain seperti jarum GMT yang dapat diatur secara terpisah serta mekanisme yang dapat memungkinkan jarum jam diatur sendiri terlepas dari jarum menit dan GMT, jenis yang kedua lebih umum untuk ditemui karena dapat lebih mudah menyesuaikan dengan waktu local. . Pada Grand Seiko Automatic koleksi saya ini fitur GMT bisa dilihat pada jarum tambahan berwarna biru, menunjukkan waktu dalam 24 jam sekali putaran untuk menunjukkan zona waktu yang berbeda. Jam ini terkesan sangat “1960-an” menurut saya. Dial yang lebar, jarum jam yang tajam dan bentuk case tradisional tentu saja membangkitkan karya klasik dari era itu. Namun, setelah diperiksa lebih dekat, Anda akan melihat bahwa arloji, dengan diameter 39,5mm, ketebalan 13,5mm dan kristal safir itu ternyata sangat mewah, masterpiece dan modern. via Instagram

No comments:

Post a Comment